Satpol PP Intens Tegakkan Perda

Razia penyakit masyarakat (pekat) menjadi agenda rutin yang dilaksanakan jajaran satpol pp kota gorontalo meski di tengah masa pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3.

Kegiatan ini dilakukan untuk untuk memberikan rasa aman dan nyaman, sesuai dengan implementasi dari Perda No 1 Tahun 2018 tentang ketentraman dan ketertiban umum.  

Operasi dimulai dengan apel bersama kemudian di lanjutkan dengan melaksanakan patroli, penyisiran lokasi kost yang dinilai menimbulkan keresahan warga.
Di lokasi kost yang menjadi target yang berada di dua kelurahan, berhasil diamankan 3 (tiga) pasangan tanpa ikatan pernikahan.

Di samping itu, target operasi juga mendapati usaha futsal yang melanggar aturan jam operasinal usaha di saat PPKM.
"Dalam kegiatan razia pekat, kami menyisir sejumlah kost yang berada di dua Kelurahan di kota Gorontalo. Kita jaring 3 pasangan yang bukan muhrim sedang asik ngamar di kos kosan, selain itu kita dapati pula tempat futsal yang masih beraktivitas di atas jam operasional di saat diberlakukan nya PPKM saat ini” ujar Kasatpol PP Moh. Mulky Datau usai memimpin operasi razia pekat, rabu 08/09.

Masih kata Mulky, untuk pasangan yang didapati, langsung di amankan ke kantor Satpol PP untuk di lakukan pendataan dan di berikan pembinaan serta membuat surat pernyataan.

Sementara untuk usaha futsal, petugas membubarkan kegiatan yang tengah berlangsung dan memberikan teguran kepada pihak pengelola futsal.  “Razia ini dilakukan demi ketertiban umum dan mempresur tindakan yang tidak di inginkan” kata Mulky. (K1)

©Copyright 2020 Portal Informasi Kota Gorontalo.