Rakor Dan Evaluasi Inovasi OPD, Pemenuhan Indikator Penilaian

Memacu dan memotivasi pemerintah daerah dan OPD untuk meningkatkan inovasi dan kreatifitas dalam pelayanan masyarakat menjadi salah tujuan pelaksanaan rapat koordinasi dan evaluasi penginputan inovasi OPD serta percepatan penginputan inovasi dalam rangka Innovative Goverment Award (IGA) 2021.

Kegiatan yang laksanakan di Grand Q Hotel, senin 07/09 turut pula di hadiri Walikota Gorontalo Marten Taha, Pimpinan OPD dan sebagai narasumber yakni Dr. Herie Saksono M.si dari BPP Litbang Kemendagri.

Kepala Badan Perencana Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Kota Gorontalo Meidy Novieta Silangen dalam laporannya menyebutkan, penginputan Inovasi OPD di aplikasi Indeks Inovasi Daerah BPP Litbang Kemendagri, untuk Inovasi Kota Gorontalo berjumlah 12 Inovasi dan pada saat ini masih pada posisi nilai indeks inovasi sebesar 32,21.

Di Kota Gorontalo, tingkat pencapaian untuk Innovative Goverment Award (IGA) mengalami peningkatan, jika di tahun 2019 dengan point 55 atau tidak inovatif, maka di tahun 2020 meningkat menjadi inovatif dengan mencapai 763 point.  

Di ungkapkan Novi, lomba inovasi yang diikuti pemerintah daerah adalah Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik atau KIPP dari KEMENPANRB RI dan IGA (Innovative Government Award) dari KEMENDAGRI RI. “Posisi Kota Gorontalo di tahun 2020 tembus pada Top 45 Pelayanan Publik” Kata Novi

Adapun indikator yang perlu di perhatikan pada indeks penilaian inovasi yakni regulasi, perencanaan dan anggaran, tersedia video inovasi, sosialisasi media sosial, pusat pelayanan inovasi, keterlibatan stakeholder, profil dan SOP.  Serta untuk penginputan indikator akan sampai tanggal 18 September mendatang.

"Banyak inovasi yang telah di lakukan namun indikator tersebut tidak menjadi perhatian. Jadi pada saat penginputan dapat mempengaruhi capaian nilai” jelas Novi. Ia pun berharap, capaian nilai  Kota Gorontalo bertambah di tahun depan. (K1)

©Copyright 2020 Portal Informasi Kota Gorontalo.